wah sudah lama tidak posting di personal blog saya,, semoga ilmu tentang komputer saya dan programming saya semakin hari semakin baik dan berkembang. aamiin
Search This Blog
semoga dengan ada nya blog ini semakin bermanfaat untuk orang lain.
Featured
- Get link
- X
- Other Apps
BAB 6 BEDAH KOMPUTER FORENSIK || Softskill Kelompok 5
BEDAH KOMPUTER FORENSIK
6.1 Belajar
dari Pengetahuan IT
Memantau
aktifitas sistem akan sangat menarik, terlebih lagi jika mencurigai gerak-gerik
seseorang yang memakai computer yang sama dengan anda. Banyak hal mungkin
ditemukan, misalnya saja beberapa website “terlalang” yang diakses, atau
history dari file-file “miring” yang di-download, bahkan pesan e-mail yang
masih tersimpan dalam temporary internet file, pasti membangkitkan rasa ingin
tahu. Dalam hal ini, tidak di anjurkan untuk memata-matai aktifitas orang lain
sebagai media pembelajaran.
Tentu
Anda pernah menghapus file, bahkan mengosongkan keranjang sampah (recycle bin).
File yang telah terhapus tersebut tidak sepenuhnya hilang dalam hard disk,
masih dimungkinkan untuk mendapatkan kembali informasi seperti itu mengskipun
recycle bin sudah dalam keadaan kosong. Tidak harus menggunakan software forensic
spesifik untuk mendapatkan informasi yang sudah terhapus, program utilitas yang
dibuat systematic, misalnya, mampu mendapatkan kembali file yang sudah terhapus
karena data-data tersebut sebenernya masih ada pada hard disk.
Anda
juga mungkin sering men-download program dari internet, seperti file gambar,
lagu, movie. Bukankah lebih nyaman jika menggunakan software khusus untuk
men-download-nya ?
Software
demiklian akan mendokumentasikan secara rapi aktifitas anda di dalamanya. Coba perhatikan
salah satu software download, yakni GetRight. URL download pun tercatat,
memudahkan anda untuk men-download dan memudahkan pula bagi examiner untuk
menulusuri aktivitas berkomputer.
6.2 Windows Registry
Sewaktu
anda mengakses registry windows dalam proses forensic, anda sebenernya sedang
melakukan pembedahan computer forensic. Jika sistem operasi windows registry,
perilaku aplikasi, proses dari sistem operasi komponen lain yang terlibat,
seperti data, dan ragam aktivitas pengguna yang melibatkan perangkat keras dan
perangkat lunak.
Registry
merupakan konfigurasi sistem yang substansial dan merupakan single logical data
store. Pada dasarnya dibagi ke dalam tiga database yang terpisah, dilokasikan
untuk menangani :
1. user
2. sistem
3. pengaturan dan kebijakan pada
jaringan computer (network policies)
Berdasarkan
apa yang di katakan The Microsoft Computer Dictionary, Fifth Edition, registry
adalah “pusat” database hierarkis yang digunakan pada Microsoft Windows 9x,
Windows CE, Windows NT, dan Windows 2000 untuk menyimpan informasi penting
dalam mengkonfigurasi sistem yang melibatkan user, aplikasi/software, dan
hardware.
Registry
terdiri dari tujuh root key atau hives. Dapat anda lihat pada gambar, bahwa key
tersebut diawali dengan kata “HKEY” (handle to a key). Dari key yang ada, hanya
dua saja yang dikatakan sebagai registry yang sebenarnya, yang lain hanyalah
pengembangan yang merupakan shortcut yang mengacu pada dua hives ini.
Tujuh key dalam registry
ditampilkan dan dijelaskan sebagi berikut:
1.
HKEY_USERS, berisi informasi mengenai user, mengcakup pula generic user.
2.
HKEY_LOCAL_MACHINE, hive yang teridiri dari informasi sepesifik computer yang berhubungan dengan langsung sistem operasi
3.
HKEY_CLASSES_ROOT, informasinya tergolong sama dengan reg.dat.
4.
HKEY_CURRENT_USER, key ini berisi informasi sepesifik user yang diciptakan
sewaktu user login ke sistem yang di bangun pada awalnya dengan informasi yang
umum pada key HKEY_USERS
5. HKEY_CURRENT_CONFIG,
key ini menyimpan informasi konfigurasi sistem saat ini.
6. HKEY_DYN_DATA,
berisi status dinamis informasi yantuk perangkat/devices yang menggunakan
arsitektur plug-and-play.
7.
HKEY_PERFORMACE_DATA, key ini menyediakan dukungan untuk sistem monitoring
didasarkan pada karnel Windows NT.
Singkatan
|
Root key(hives)
|
HKU
|
HKEY-USERS
|
HKLM
|
HKEY_LOCAL_MACHINE
|
HKCR
|
HKEY_CLASSES_ROOT
|
HKCU
|
HKEY_CURRENT_USER
|
HKCC
|
HKEY_CURRENT_CONFIG
|
HKDD
|
HKEY_DYN_DATA
|
HKPD
|
HKEY_PERFORMANCE_DATA
|
File
registry disimpan pada lokasi yang berbeda, bergantung pada sistem operasi
windows yang digunakan, misalnya saja :
1.
sistem operasi windows 3.x pada c:\windows\reg.dat.
2.
sistem operasi windows 98 pada c:\windows.
3.
sistem operasi windows NT pada c:\winnt\system32\config.
4.
sistem operasi windows xp pada c:\windows\system32\config.
6.3 Informasi Esensial pada Registry
Kita
langsung saja melihat apa saja yang disimpan pada registry, telepas dari
hal-hal teknis yang anda pelajari kemudian berkenaan registry dan masing-masing
hive-nya.
Bila
yang terbiasa mengakses registry, akan sulit memilah-milah informasi yang ingin
dipindai dari registry beberapa aplikasi dengan antarmuka grafis memberikan
kemudahan guna membaca informasi registry.
Misalnya
PassView software yang meng-eksplorasi informasi pada registry tadi, dan
software ini mampu memberikan informasi berikut:
1. outlook Password
2. password autocomplete pada
internet explorer
3. password protected pada
internet explorer
4. password MSN explorer
Untuk meilhat aplikasi yang dijalankan
sewaktu sistem opeasi dijalankan (start up), informasinya tersimpan pada
beberapa registry key sebagai berikut :
1. HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Runonce
2. HKLM\SPFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Run
3. HKLM\Software\Microsoft\
Windows\CurrentVersion\Run
4.
HKCU\Software\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Windows\Run
5. HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\run
6.
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOne
7.
ProfilePatStartMenu\Program\Startup\
6.4 Informasi dari Software
Forensik
Komputer
desktop sudah menjadi perangkat teknologi informasi dan komunikasi yang banyak
digunakan, setiap orang mengingini satu bagi dirinya. Ini terbukti dengan
banyaknya pengguna computer rumahan dan perkantoran desktop dalam beraktifitas. Salah satu aplikasi yang digunakan
dalam mengakses informasi yang terdokumentasi demikian dengan menggunakan
software Total Recall. Salah satu forensic analysis tool gratis yang digunakan
untuk merekonstruksi aktivitas.
Total
Recall mampu merekontruksi aktivitas yang terjadi pada Microsoft Internet
Explorer(MS IE), mencakup pula aktivias pengguna computer yang dimaksud. Pada dasarnya,
aktivitas internet disimpan oleh Microsoft Internet Explorer dan disimpan pada
file index.dat
Informasi seputar user data,
internet cookies, dan internet history dapat ditemukan pada folder di users
profile. Aktivitas lain, misalnya browser activity file (aktifitas mengakses
konten internet via web browser), disimpan dalam bentuk biner. Untuk mudahnya,
dibutuhkan perangkat lunak khusus untuk membaca infromasi tersebut.
Beberapa investigasi yang
dilakukan oleh program ini antara lain:
1. aktivitas user pada internet
explorer.
2. Internet explorer history.
3. Internet explorer cookies.
4. Favortites pada Internet
Explorer.
5. aktifitas pemakai, yang
mencakup :
-
File temporer yang tidak dihapus dan masih tersimpan di computer.
-
file yang baru di akses.
Informasi dapat dieskpor dalam
bentuk file .XML(extensible markup language) dan .TXT(teks).
6.5 Kasus Nyata Komputer Forensik
Berikut dipercontohkan sebuah
kasus dan proses forensic yang dilalui untuk mengungkap fakta sehubungan
pornografi anak, dan beginilah pada dasarnya ahli forensic bekerja dan
mendokumentasikan semua aktifitasnnya.
Catatan:
Material ini dibuat oleh U.S.
Department of Justice yang termasuk public domain yang dapat dipergunakan tanpa
melanggar hak kekayaan intelektual.
Ringkasan Kasus : Pornografi Anak
Subject : seseorang yang
merupakan pemilik perusahaan X(subject) memerintahakan karyawannya untuk
mengirimkan kompyer laptop kepada salah seorang karyawan untuk dibawa
perusahaan service computer Mom & Pop. Perbaikan ditujukan karena masalah
pada monitor.
Untuk memastikan bahwa laptop
berhasil diperbaiki, maka sudah menjadi prosedur pada Mom & Pop untuk
melakukan pengecekan dengan terlebih dahulu mengakses start bar dari windows 98
dan file untuk di tampilkan.
Alhasil, salah satu file yang
dilihat adalah gambar anak-anak yang memperlihatkan aksi seks. Perushaan lalu
melaporkan ke pihak berwajib. Laptop itu lalu di sita petugas dengan keberaadan
material seks, dan ini adalah langkah pertama sebagai aksi dari investigasi
aksi criminal.
Laptop dijadikan barang bukti
sesuai kebijakan lembaga hokum. Computer di serahkan untuk pemeriksaan.
Tujuan (objectives) : untuk menentukan apakah subject memiliki
pornografi anak.
Jenis komputer (computer type) : Laptop generic, serial#123456789.
Sistem operasi (operating system) : Microsoft windows 98.
Petugas (case agent) : investigator Johnson.
Nomor bukti (evidence number) : 012345
Chain of custody : lihat formulir terlampir.
Lokasi pemeriksaan berlangsung (where examination took place) :
Unit investigasi criminal.
Peralatan yang digunakan (tools used) : disk acquisition utility,
universal graphic viewer, command line.
Langkah selanjutnya (next step) :
Mewawancarai karyawan yang
memberikan computer laptop ke mom & pop. Sang karyawan dinyatakan tidak
pernah mengoprasikan computer.
Subject pernah memperlihatkan
pada sang karyawan perihal gambar seksual yang melibatkan anak-anak pada laptop
nya.
Subject mengatakan kepada
karyawan bahwa dia menyimpan gambar-gambar serupa pada disket dirumah; subject
lupa bahwa ada satu gambar masih tersimpan pada laptop.
Ringkasan kasus: aksi pencurian
Seorang warga negara menghubungi
departemen kepolisian perihal dugaan barang curian.
Tujuan (Objective)
Mencari tau apakah menggunakan
computer laptop sebagai alat dalam tindak kejahatan pecurian kendaraan bermotor
penipuan, pemalsuan, membuat dukumen palsu perihal kendaraan curian.
Jenis computer : gateway solo
9100 notebook computer
System oprasi: Microsoft windows
98
Pelanggaran : pencurian kendaraan
bermotor, penipuan, pemalsuan, membuat dokumen palsu kepemilikan kendaraan
bermotor.
Petugas : petugas divisi
pencurian kendaraan bermotor.
Nomor bukti : 012345.
Lokasi pemeriksaan berlangsung :
labolatorium computer forensic
Peralatan yang digunakan :
guidance software encase, digit, jasc software quick view plus, and accesdata
password recovery tool kit.
Proseder pemprosesan
1.
Peninjauan dokumentasi yang di berikan penyidik.
2.
Penyidik computer forensic bertemu dengan agen
yang menangani kasus tersebut.
3.
Bukti lengkap di berikan.
4.
Kasus diteruskan ke penyidik computer.
Pemberlakuan “image”file pada notebook:
1.
Computer notebook diperiksa dan di foto.
2.
Membuat file yang berisi “image” perihal hardisk
notebook menggunakan aplikasi encase.
Pemeriksaan :
1.
Computer labolatorium menggunakan menggunakan os
windows 98, app encase dan program perangkat lunak forensic lain nya.
2.
Bukti dari computer notebook disalin menggunakan
encase.
3.
Bukti hasil pemindahan encase diperiksa
menggunakan encase.
4.
Uncallocated clusters disimpan pada hard disk
yang masih kosong.
5.
File yang di proteksi disimpan pada floppy disk.
Dokumentasi dan pelaporan :
1.
Laporan forensik.
2.
Laporan kepolisian.
3.
Hasil kerja.
Hasil akhir didapati:
Tersangka akhirnya mengaku bersalah dan dalam pemenjaraan.
- Get link
- X
- Other Apps
Popular Posts
KUTIPAN, CATATAN KAKI DAN DAFTAR PUSTAKA
- Get link
- X
- Other Apps
Comments