wah sudah lama tidak posting di personal blog saya,, semoga ilmu tentang komputer saya dan programming saya semakin hari semakin baik dan berkembang. aamiin
Search This Blog
semoga dengan ada nya blog ini semakin bermanfaat untuk orang lain.
Featured
- Get link
- X
- Other Apps
BAB 5 Skill Investigasi || Softskill Kelompok 5
Apa yang harus di miliki oleh
seorang ahli komputer forensik ? tidak cukup sekedar pengetahuan tentang teknologi informasi saja.
Diperlukan pemahaman akan proses
forensik yang dimampukan oleh manusia, perangkat forensik, dan aturan. Maka
tidak heran jika efisiensi waktu bukan lah hal utama; sebaliknya efektifitas
dalam mendapatkan buktilah tujuan dari proses forensik.
Pengetahuan invesitigasi berpedoman
pada proses, dan proses ini yang menjadi acuan langkah kerja Dengan demikian
seorang examner dapat mengulang kembalu ke proses sebelumnya jika proses yang
dilakukan tidak membuahkan hasil.
Data dalam komputer dikemas
dalam file, maka dari itu disebut sebagai data file atau file saja. Ada banyak
sekali jenis dan ragam file, mencakup file dokumen, applikasi, file yang di
ciptakan waktu sistem berjalan (runtime log file), dan ada banyak media
penyimpanan dengan ragam fitur dan kapasitas penyimpanan.
Lalu bagaimana dengan data-data
yang ada pada media penyimpanan yang kemudian dihapus ? data yang dihapus tidak
sepenuhnya hilang begitu saja dari media penyimpanan. Meskipun proses
penghapusan sudah di lalui tetapi pengahapusan hanya menandai file-file sebagai
file yang terhapus secara logika dan bukan secara fisik meskipun anda sudah
membersihkan recyle bin sekalipun.
Butuh waktu lama agar file
sepenuhnya hilang dari media penyimpan yang secara sistematis akan digunakan
untuk menyimpan file lain. Dalam kasus ini masih ada kemungkinan file-file yang
sudah di hapus masih mungkin di kembalikan.
Slack space pada media
peyimpanan memasukan lokasi yang tidak terpakai dan di kelola mengacu pada file
sistem yang di gunakan.
Sedangkan free space merupakan
lokasi penyimpanan yang dapat digunakan kemudian tapi tidak serta-merta kosong,
dimungkinkan ada data di dalamnya mungkin karena proses delete. Dan masih di
mungkinkan data di peroleh dari free space.
Dalam pemeriksaan, dilakukan
hanya terhadap data hasil backup, bukan data yang sesunguhnya dan akses read
only akan menjaga konsistensi/integritas data.
Dalam melakukan ekstraksi data,
anda harus tahu file-file apa saja yang ada didalamnya . untuk mengetahui karakteristik file, dapat kita
lihat extension file tersebut.
Mengunakan software forensik,
beberapa fungsi fitur yang terdapat pada software forensik sehubungan penanganan
data file antara lain:
1.
File
viewer (menampilkan konten sebuah file).
2.
File
non-kompresi (uncompressing files).
3.
Menampilkan
struktur direktori dalam interface grafis.
4.
Mengindentifikasi
file yang tidak dikenal.
5.
Melakukan
pencarian terhadap string atau pola tertentu.
6.
Mengakses
data.
Berbagai tool forensik dapat
digunakan untuk proses analisa. Sebagai pengingat, perhatikan file times dan
waktu sistem. Temuan-temuan akan muncul sehubung tahap ini, yakni kapan
kejadian terjadi, kapan waktu file dibuat atau dimodifikasi, serta kapan e-ail
di kirim Tool-tool forensik yang melibatkan analisis mendalam akan memberikan
kepada anda rangkaian kejadian secara sistematis.
Dalam memandang data dalam
sistem oprasi umumnya kita golongkan ke dalam dua bagian, yaitu data volatile
dan non-volatile.
Yang tergolong dalam data non-volatile yaitu:
1. File konfigurasi
2. Log file
3. Application
4. Data file
5. Swap file
6. Dump file
7. Hibernation file
8. Temporary file
Yang termaksud data volatile yaitu :
1. Slack space
2. Free space
3. Network configuration
4. Network connection
5. Running process
6. Open file
7. Login session
8. Oprating system time
Dari data karakterisik data
sistem oprasi tentunya dibedakan dalam mengumpulkan data volatile dan
non-volatile.
Jenis data volatile os:
1. Content of memory (Ram)
2. Network configuration
3. Network connection
4. Running process
5. Open file
6. Login session
7. Oprating system time
Ternyata tidak melulu
mengandalkan software forensik dalam prosesnya, beberapa aplikasi lain dapat digunakan. Kita golongkan aplikasi
ini ke dalam kategori “software umum” misalnya:
1. Os command prompt
2. Sha-1 checksum
3. Directory list
4. String search
5. Text editor
Berikut didaftarkan data-data
berdasarkan urutan prioritas untuk ditangani terlebih dahulu:
1. Network connection
2. Login session
3. Content of memory (Ram)
4. Running process
5. Open file
6. Network configuration
7. Oprating system time
Mengumpulkan data no-volatile
umumnya dapat diberlakukan tahapan sebagai berikut:
1. Melakukan shutdown
sistem oprasi
2. Remove power dari sistem
Kemampuan tool atau ultilitas
pada sistem operasi mampu mengorganisasi dan menyimpan informasi berharga yang
sangat berguna untuk keperluan investigasi:
1. Manajemen users and
group
2. Password
3. Network share
4. Log
Selain dari berbagai tool/utilitas yang secara lansung dapat
mengakses dan menampilkan tool-tool lain untuk menggali informasi
Hanya sekedar memahami komputer,
bagaimana data dan file komputer ditangani dan dikelola tidaklah cukup. Dan
mengerti hardware, software mencakup sistem oprasi dan berbagai aplikasi itupun
belum cukup.
Examiner harus berurusan dengan
bukti yang tergolong rentang hilang/rusak pembiasan atau hilangnya data sangat
dimungkinkan terjadi karena beberapa faktor, antara lain:
1. Pemakai melakukan
perubahan terhadap bukti.
2. Bukti sangat mudah
dirusak atau di modifikasi.
3. Kesalahan dalam
menangani data dan media penyimpanan akan sangat berpengaruh terhadap data yang
menjadi bukti.
Aksi keriminal pun makin rapi
dan terorganisasi, mungkin sudah direncanakan dengan sedemikian rupa. Examiner
harus teliti mengalamti aktivitas dan perilaku, misalnya saja yang dilakukan
(dalam ruamng lingkup internet, sebaran data akan melebar dan melibatkan pula
kebutuhan informasi yang tersimpan pada isp) sebab berikurt:
1. Berbagi informasi dan
bertransaksi.
2. Memalsukan document.
3. Menggunkan identitas
lain.
4. Sewaktu mendistribusikan
informasi atau mendistribusikan informasi yang salah.
5. Alokasi data pada
worksation, server, atau oraganisasi lain.
6. Bagaimana seandainya
tindak kriminal melibatkan pula jalinan komunikasi
7. Catatan pada internet
service provider.
- Get link
- X
- Other Apps
Comments